Fakta dan Fiksi Kanker Pankreas

Fakta dan Fiksi Kanker Pankreas

Kami memikirkan selebriti dalam peran ikonik mereka sebagai bintang film, pemimpin bisnis, pejabat pemerintah, dan musisi. Ketika dihadapkan dengan diagnosis medis, mereka juga membantu membawa kesadaran yang dibutuhkan untuk penyakit yang disalahpahami. Selebriti seperti Steve Jobs, Patrick Swayze, dan Hakim Mahkamah Agung Ruth Bader Ginsberg telah membantu menyoroti kanker pankreas. Mereka juga termasuk di antara hampir 54.000 orang yang menerima diagnosis kanker pankreas setiap tahun. Sementara kemajuan sedang dibuat untuk mendidik masyarakat tentang kanker pankreas, itu tetap menjadi salah satu bentuk kanker yang paling ditakuti. Lantas, apa saja fakta dan fiksi kanker pankreas?

Kanker pankreas terbentuk di jaringan pankreas – kelenjar yang berada di antara perut dan tulang belakang. Pankreas menghasilkan cairan dan hormon yang memecah makanan dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Meskipun sulit untuk dideteksi pada tahap awal, riwayat keluarga, diabetes, penurunan berat badan, penyakit kuning, pembekuan darah, dan sakit perut sering menjadi tanda peringatan. Merokok dan obesitas juga sangat meningkatkan risiko terkena kanker pankreas.

Tingkat Kematian

Mitos: Kanker pankreas selalu berakibat fatal.

Fakta: Kanker pankreas bisa diobati. Banyak orang takut akan diagnosis kanker pankreas karena merupakan penyebab utama ketiga kematian terkait kanker. Deteksi dini adalah pertahanan terbaik saat mengobati segala bentuk kanker, tetapi ini sulit dilakukan dengan kanker pankreas. Namun, perawatan seperti operasi, radiasi, dan kemoterapi terbukti berhasil. Ada juga uji klinis baru yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengobatan kanker pankreas.

Jenis Kanker Pankreas

Mitos: Hanya ada satu bentuk kanker pankreas.

Fakta: Ada dua jenis kanker pankreas yang berbeda. Sekitar 95% kasus melibatkan sel-sel di saluran pankreas. Bentuk yang lebih jarang melibatkan tumor yang terbentuk di sel-sel pankreas di mana insulin dan hormon diproduksi. Seringkali tumor ini ternyata jinak.

Penyaringan

Mitos: Tersedia pemeriksaan kanker pankreas.

Fakta: Sayangnya, tidak ada tes skrining untuk mendeteksi kanker pankreas. Sebaliknya, dokter menggunakan tes untuk memeriksa tingkat indikator lain yang mungkin merupakan tanda kanker pankreas.

Usia

Mitos: Orang yang lebih muda tidak perlu khawatir dengan kanker pankreas.

Fakta: Kanker pankreas pernah terjadi pada orang yang berusia di bawah 30 tahun. Sebagian besar kasus didiagnosis pada pasien berusia antara 60 dan 80 tahun. Risiko kanker pankreas meningkat paling drastis setelah usia 50 tahun. Setiap orang, tanpa memandang usia, harus mempraktikkan pilihan gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko penyakit, termasuk kanker pankreas.

Riwayat Keluarga

Mitos: Riwayat keluarga adalah indikator terbesar kanker pankreas.

Fakta: Meskipun ada mutasi genetik yang dapat diturunkan dari orang tua ke anak, hanya sekitar 10% kasus kanker pankreas yang disebabkan oleh faktor keturunan. Sembilan puluh persen kasus disebabkan oleh faktor lain seperti usia, merokok, obesitas, dan diabetes.

Related Posts